Pengajaran Sistem Informasi Manajemen yang Unik

Perkuliahan semester 3 sudah berjalan kurang lebih 5 kali pertemuan. Setiap semester, dosen yang mengajar juga berubah dari semester-semester sebelumnya. Tentunya dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Masing-masing dosen, mengajar dengan caranya sendiri-sendiri. Ada dosen yang strict, ada juga yang serius tapi santai. Ada juga yang santai dan diselingi joke-joke agar mahasiswa tidak terlalu tegang.

Salah satu metode pengajaran yang unik menurut saya ada pada mata kuliah Sistem Informasi Manajemen. Nama dosennya pak Rudianto. Beliau berasal dari Jogja. Tinggal di Cikarang dan bekerja di Perpustakaan Nasional Salemba. Saya pernah ke Perpustakaan tersebut kira-kira pada tahun 2010. Mengikuti seminar tentang 7 keajaiban Rezeki. Yang dibawakan oleh motivator Ippho Santosa. Sempat juga beli bukunya langsung dilokasi seminar. Dan sekarang entah kemana bukunya. Dipinjam saudara yang mau baca juga waktu itu. Yasudah tidak apa. Yang penting bukunya bermanfaat πŸ™‚

Beliau juga merupakan alumni dari STMIK Bani Saleh yang merupakan tempat saya belajar/kuliah saat ini. Orangnya kalem. Mudah senyum dan tutur katanya juga baik. Dulu beliau juga kuliah sambil kerja. Berat. Memang cukup melelahkan dan berat bekerja sambil kuliah. Termasuk saya juga.

Pelajaran Sistem Informasi Manajemen jadwalnya di hari Jumat. Kemarin jumat, pelajarannya adalah menyadur data dari Youtube. Perihal sistem informasi juga. Diawali dari masing-masing mahasiswa diberikan kertas berwarna. Dan harus menuliskan “saya mau jadi apa” 4 tahun kemudian. Tulisan itu bisa jadi motivasi saat ini dan jadi doa juga. Setelah ditulis, satu persatu mahasiswa harus menyebutkan permohonan yang ditulis tersebut. Didengar oleh mahasiswa yang lain dan di “Aamiin” kan juga.

Selesai itu, dibuat 2 kelompok untuk menyadur data dari Youtube. Kelompok tersebut dibuat berdasarkan warna kertas yang diberikan pada mahasiswa. Yang warnanya sama, berkumpul dan membuat kelompok. Materi diberikan berupa link Youtube. Isi dari youtube tersebut, ditulis kembali pada Google docs secara online. Disitu baru terlihat proses manajemennya. Masing-masing mahasiswa diatur oleh ketua yang ditunjuk dan sang ketua harus dapat mengatur team nya. Siapa menulis apa dan dibagi panjang durasinya berdasarkan waktu tayang link yang diberikan pada Youtube.

Dengan mengerjakan semua di Google Docs, proses penentuan harus tepat. Karena bisa jadi ada materi yang sama ditulis oleh teman mahasiswa yang lain. Koordinasi antar team diperlukan disini. Kendalanya adalah koneksi internet. Masing-masing mahasiswa mengandalkan tethering dari HP. Sinyal dan kecepatannya macam-macam. Ada yang sinyal bagus tapi internetnya kurang bagus. Ada juga yang sebaliknya. Tapi ada juga yang dua-duanya bagus. Sinyal maupun koneksi internetnya.

Berikut adalah hasil penyaduran data dari Youtube yang ditulis ulang menggunakan Google Docs

Untuk data PDF nya, bisa didownload disini : Tugas kelompok 1

Ada kejadian menarik diakhir pelajaran. Ketika dosen menginformasikan untuk menulis ulang dan diposting di blog perihal tugas tersebut, tugas kelompok 2 berantakan bahkan mungkin hilang πŸ˜€ . Hanya tertulis huruf “c” saja. Mungkin ada salah satu team dari kelompok 2 yang segera melakukan “copy paste”. Di blok semua tulisan yang ada, ctrl+c untuk copy dan ctrl+v untuk paste. Saking terburu-burunya, diblok semua tulisan dan diganti semuanya dan hanya meninggalkan huruf “c”. Sepertinya lupa untuk menekan tombol ctrl nya πŸ˜€

Dalam kondisi seperti itu, ketenangan memang diperlukan πŸ™‚

Semoga bermanfaat πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.